Partner
PATROL INDEPENDENT MARKETING PROGRAM
(Pemasar Independen Pempek Patrol)
Program Patrol’s Independent Marketer (PIM) adalah salah satu kebijakan manajemen Pempek Patrol dalam upaya mengakomodir aspirasi masyarakat khususnya generasi muda yang terkendala dengan masalah modal padahal yang bersangkutan berkeinginan kuat untuk menjadi wirausahawan atau wiraniagawan mandiri.
Dengan mengikuti program PIM ini, seseorang dimungkinkan berbisnis tanpa modal dengan jalan menjadi agen pemasaran Pempek Patrol. Penghasilan yang diperoleh adalah komisi penjualan yang jumlahnya cukup signifikan, sehingga diharapkan dalam waktu relatif singkat yang bersangkutan sudah dapat menjadi seorang marketer sukses atau bahkan menjadi wirausahawan yang mapan.
Untuk menjadi seorang Patrol Independent Marketer, kandidat dapat mengikuti pelatihan kewirausahaan dan kewiraniagaan yang diselenggarakan Pempek Patrol bekerja sama dengan PT Gagasan Cemerlang Indonesia serta milis The Profec.
Pelatihan diselenggarakan selama 2 (dua) hari, 1 hari teori dan 1 hari untuk praktek, dengan biaya sebesar Rp. 150 ribu saja.
Dalam mengikuti pelatihan tersebut, kandidat akan memperoleh:
1. Sertifikat Hak Memasarkan Produk Pempek Patrol
2. Sertfikat Kehadiran Pelatihan (Certificate of Attendance)
3. Marketing Tools (kartu nama, brosur dan lain-lain)
4. Souvenir (selama persediaan masih ada)
5. Handouts pelatihan
6. Training Kit
7. Makan siang
KEMITRAAN PELUANG USAHA
(BUSINESS OPPORTUNITY)
Kami menawarkan kemitraan usaha bagi siapa saja yang berminat menerjuni bisnis kuliner, dengan konsep kerja sama yang jauh lebih mudah, relatif murah tapi tetap memegang prinsip kualitas di atas segala-galanya.
Untuk itu kami ajukan sistem kerja sama sebagai berikut:
Movable Cart (Gerobak Dorong)
Ini adalah bentuk yang paling simpel dari bisnis ritel kuliner. Dengan investasi sebesar Rp. 15 juta, seorang mitra dapat memulai usaha Pempek Patrol menggunakan sebuah kereta (gerobak) dorong yang dioperasikan oleh seorang karyawan.
Keuntungan penggunaan Movable Cart ini antara lain adalah pengusaha tidak perlu mengeluarkan biaya besar untuk menyewa tempat usaha yang permanen. Saat ini, pertengahan tahun 2008 di Jakarta, harga sewa kios ukuran 3 x 4 meter persegi non-mall, bisa mencapai Rp. 13 – Rp. 14 juta per tahun. Di mal-mal terkemuka, harga itu bahkan bisa lebih tinggi 2 kali lipatnya.
Bayangkan, dengan investasi yang hanya Rp. 15 juta, mitra usaha Pempek Patrol dapat memperoleh peralatan serta perlengkapan yang komplit. Ditambah lagi bahan baku produk yang sudah satu paket, usaha ini menjadi sempurna fleksibilitasnya karena dapat berpindah setiap waktu ke tempat-tempat yang lebih potensial. Tanpa biaya sewa atau kontrak tempat usaha!
Anda juga terbebas dari biaya-biaya overhead seperti listrik dan air.
Dalam kerja sama Movable Cart ini, Anda atau karyawan Anda akan mendapat pelatihan yang komperhensif, tidak saja tentang teknis penyajian produk, tapi lebih dari itu juga meliputi masalah-masalah motivasi dan manajemen strategi. Luar biasa, bukan?
Small Counter
Apabila Anda ada rencana membuka counter kecil di dalam mal, atau di serambi ruko, Pempek Patrol menyediakan paket Small Counter, terdiri dari sebuah etalase kecil yang dilengkapi dengan peralatan memasak (kompor) serta perlengkapan-perlengkapan lainnya. Sangat praktis, dan dengan membayar biaya paket sebesar Rp. 15 juta, Anda telah memperoleh semuanya, termasuk deposit awal produk makanan yang akan Anda jual (senilai Rp. 1 juta).
Catatan: Biaya-biaya renovasi counter menjadi tanggungan mitra. Investasi Rp. 15 juta hanya untuk perlengkapan (etalase, kompor, tabung gas), perlengkapan (sendok, garpu, mangkuk dll) serta neon box dan spanduk, serta pengadaan awal bahan baku.
STUDI KELAYAKAN BISNIS
PEMPEK PATROL
Movable Cart - (Gerobak Dorong)
| No. |
Keterangan |
Perhitungan (Rp) |
Jumlah (Rp) |
| A |
Investasi Paket Bisnis Pempek Patrol |
|
15.000.000 |
| |
|
|
|
| |
Biaya overhead/bulan: |
|
|
| B |
Sewa tempat per bulan |
|
300.000 |
| C |
Gas, minyak dll per bulan |
|
500.000 |
| D |
Gaji 1 orang karyawan per bulan |
|
700.000 |
| E |
Pengeluaran per bulan |
|
1.500.000 |
| |
|
|
|
| |
Pendapatan Kotor |
|
|
| F |
- Target sales per hari |
56 pcs x 9500 |
532.000 |
| G |
- Pemasukan per bulan: |
30 hari x 532.000 |
15.960.000 |
| |
|
|
|
| |
Harga Pokok Penjualan |
|
|
| H |
- Tepung 2 kg |
|
175.000 |
| I |
- Ikan 1 kg |
|
50.000 |
| J |
- Telur (1-2 kg) |
|
30.000 |
| K |
- Lain-lain |
|
40.000 |
| L |
Total HPP per hari |
|
295.000 |
| |
|
|
|
| M |
HPP per bulan |
30 hari x 295.000 |
8.850.000 |
| N |
Total biaya/bln |
E + M |
10.350.000 |
| O |
Margin per bulan |
G - N |
5.610.000 |
| |
|
|
|
| P |
Lama BEP + sosialisasi 3 bln |
(A : O) + 3 |
6 bulan |
| Q |
Faktor Penyimpangan dalam bulan |
|
6 bulan |
| R |
Estimasi BEP (moderat) |
|
12 bulan |
|